"Kita sudah memiliki roadmap untuk tanaman kedelai ini hingga 2015 nanti, termasuk memperluas areal lahan untuk tanaman kedelai," kata Direktur Budidaya Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Ditjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian (Deptan), Muchlizar Murkam, di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan pada 2008 pemerintah mempersiapkan lahan seluas 200 ribu hektar khusus untuk tanaman kedelai.
Selain itu, pemerintah melalui Deptan akan melaksanakan sekolah lapang di 20 provinsi, 70 kabupaten, dan pada 20 ribu kelompok tani, ujar dia.
"Satu per tiga lahan petani kedelai akan dibantu benihnya di 2008 ini," katanya.
Menurut dia, jika produktivitas kedelai saat ini hanya mencapai 1,3 ton per hektar, dengan benih gratis tersebut diharapkan bisa mencapai 1,5 ton per hektar.
"Nantinya akan ada pengarahan dan bimbingan intensif dari penyuluh. Kami mendorong terbentuknya asosiasi, yakni Masyarakat Agribisnis Kedelai Nasional (Maskena)," ujar dia.
Selain itu, dia mengatakan, Deptan akan mendorong peran aktif mitra swasta melalui kemitraan guna mendorong Perluasan Areal Tanam (PAT) kedelai di lahan Perhutani dan perkebunan.
Dia merasa optimistis bahwa peningkatan produksi kedelai hingga menjadi swasembada dapat tercapai, karena untuk saat ini saja di Jember, Jawa Timur, sudah mampu menghasilkan tiga ton per hektar. (kpl/rit)