< >

Resep Sukses Menurut Gallas

Senin, 21 Januari 2008 21:21
Kapanlagi.com - Sukses meraih juara tidak melulu berasal dari ketepatan menerapkan strategi bermain di lapangan tetapi justru mengarah kepada tekad membaja para pemain untuk meraih yang terbaik bagi kejayaan tim.

Target sukses meraih Piala Liga diharapkan dapat mendongkrak spirit para pemain, kata salah seorang pemain Arsenal William Gallas. Bahkan, Arsenal dapat memperpanjang rekor tidak terkalahkan melawan Tottenham Hotspurs pada pertandingan Selasa waktu setempat.

Resep sukses yang ditawarkan Gallas ini dirasakan aktual manakala Piala Liga telah berlangsung sampai semi-final. Sementara kubu Tottenham tampak sedang berada di atas angin.

Gallas paham bahwa sejarah membuktikan pasukan asuhan Arsene Wenger bakal ngotot ke babak berikutnya untuk lolos ke Wembley.

Arsenal bukan tim yang mengandalkan wacana tanpa memperoleh bukti kemenangan. Arsenal terbukti belum pernah kalah dalam 21 pertandingan melawan para pesaingnya dari London Utara itu. Rentetan sukses ini tentu mendongkrak kepercayaan diri pasukan Arsenal, terlebih jika berhadapan dengan Spurs.

Gallas yakin bahwa kenangan akan kemenangan bakal membuka kesadaran para pemain untuk meraup sukses di kali berikutnya.

"Bagi Spurs, pertandingan di Emirates dirasakan sebagai motivasi tersendiri. Mereka telah tampil baik dan mampu memanfaatkan setiap peluang. Mereka akan berusaha untuk tidak meraih hasil imbang," kata Gallas.

"Kami yakin kami akan tampil lebih beringas dalam laga di kandang lawan. Mereka tahu juga hal ini. Mereka tahu bahwa tidak mudah mengalahkan kami, meski pertandingan digelar di kandang mereka sendiri."

Dengan Kolo Toure, Johan Djourou dan Alexandre Song yang belum fit untuk tampil dalam laga pada Selasa nanti, Gallas bakal turun bertanding. Ini kali pertama Gallas tampil dalam Piala Liga pada musim kompetisi tahun ini.

Seperti biasanya Wenger lebih menampilkan sejumlah pemain muda yang tampil menjanjikan bagi masa depan, meski sejumlah pemain belakang senior kini sedang absen. Ini yang mendorong Wenger untuk menurunkan Gallas dan bek tengah asal Prancis pun itu siap tanding.

"Dengan hasil imbang 1-1, peluang masih terbuka. Kami akan berusaha memenangi pertandingan di kandang lawan. Jika memang diperlukan, tentu saya siap turun bertanding," katanya.

"Tentunya kami ingin memperoleh kemenangan. Meski kami menghadapi sedikit kendala psikologis karena harus bertanding di kandang lawan."

"Saya tahu anak-anak benar-benar termotivasi untuk sampai ke final. Saya yakin kami dapat mewujudkannya."

Para pemain Spurs yang kini dilatih oleh Juande Ramos tampak tidak kalah gertak. Mereka tampil dengan motivasi mengalahkan Arsenal.

Menjelang melawan Arsenal, Ramos mengindikasikan keseriusannya dengan tidak menurunkan sejumlah pemain pilar yakni Dimitar Berbatov, Steed Malbranque dan Ledley King dalam pertandingan Liga Utama Inggris yang diadakan pada Sabtu lalu. Spurs mengalahkan Sunderland.

Pelatih asal Spanyol ini memiliki rekor yang aduhai. Ia sukses membawa Sevilla memenangi Piala Piala UEFA dan meraih Piala Spanyol.

Namun tantangan yang dihadapi Ramos kali ini relatif berbeda. Ia perlu menyusun kekuatan penuh untuk dapat mengalahkan Arsenal. Wenger juga bukan sosok yang dapat dipandang sebelah mata dalam menyusun strategi di lapangan.

Sementara striker asal Republik Irlandia, Robbie Keane hanya tampil selama 15 menit ketika melawan Sunderland. Ia kini cukup berambisi mencetak gol keseratus bagi klubnya itu.

"Tentu hal itu prestasi yang membanggakan bagi dirinya, bagi Tottenham dan bagi seluruh keluarga besar Spurs," kata Ramos.

"Ini membanggakan bagi Robbie dan saya juga bergembira bersama dirinya karena keinginan itu tentu tidak mudah diraih." (*/lpk)