Polisi mengatakan sebanyak 40 penumpang terluka saat bis yang kembali dari kuil Saptashringi terbalik di jalan raya di sebelah barat kota Nasik, Ahad malam, kantor berita PTI mengutip keterangan polisi setempat.
Para penumpang terlempar keluar bis setelah si pengemudi kehilangan kendali, kata seorang perwira polisi Nasik, Nikhil Gupta.
Bis tersebut membawa 76 orang penumpang yang akan kembali ke kota Mumbai setelah melakukan ziarah ke kuil Saptashringi.
Mereka yang mengalami cedera segera dibawa ke rumah sakit terdekat dalam delapan ambulans beserta tim paramedis yang ikut dalam operasi penyelamatan. Sementara pihak instansi terkait dari perhubungan dan polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa penyebab kecelakaan tersebut.
Pada Oktober lalu, sebanyak 42 peziarah Hindu yang baru kembali dari sebuah kuil tewas saat bis yang mereka tumpangi jatuh masuk ke sebuah sungai di wilayah utara negara bagian Uttarakhand.
Sebulan kemudian, 85 peziarah Hindu meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di negara bagian barat laut Rajasthan.
India adalah negara yang memiliki catatan kecelakaan lalu lintas yang terburuk di dunia dan dengan jumlah angka korban jiwa tertinggi kedua di dunia setelah China.
Menurut Federasi Jalan Raya Internasional, India yang kini menjadi salah satu negara maju dalam bidang industri memiliki catatan kematian 95 ribu korban jiwa dalam setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas.
Angka-angka kecelakaan fatal di jalan raya di dunia tercatat 10,2 juta setiap tahunnya.
Kurangnya penegakan tata aturan berlalu lintas secara aman, kondisi jalan dan kendaraan yang terpelihara dengan baik serta pelanggaran lalu lintas adalah menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas. (*/rsd)