Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tapi salah seorang anak buah kapal (ABK) Suardi (35) hanya mengalami luka ringan di tangan dan bagian wajahnya.
Kapolsek Moro AKP Burhanuddin mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab peristiwa tersebut karena sampai saat ini penyelidikan masih berlangsung.
"Dugaan sementara, api berasal dari gesekan tangki kapal yang kemudian menghanguskan badan kapal," ucapnya di Mapolsek Moro,Selasa.
Kronologis kejadian, kapal yang memiliki kapasitas 40 penumpang itu, sebelum terbakar sekitar pukul 14.00 WIB kapal tersebut datang dari Pelabuhan Sekupang, Batam ke Pelabuhan Moro. Setelah menurunkan seluruh penumpang, nakhoda beserta kru kapal langsung mengisi bahan bakar di SPBB terapung Gelugur.
Sedang pengisian, muncul percikan api dari tangki kapal, kejadian tersebut cepat diketahui. Masyarakat sekitar beserta jajaran Polsek Moro sempat memberikan bantuan. Namun kobaran api begitu cepat menghanguskan atap dan badan kapal. Bangkai kapal tersebut ditarik ke pinggir pantai.
Hingga berita ini diturunkan polisi masih memeriksa nakhoda dan ABK kapal. (*/cax)