Sebenarnya sidang hari ini mengagendakan penyerahan draft-draft perjanjian damai antara kedua pihak yang kemudian dari draft tersebut akan diambil yang paling masuk akal.
Dari kedua draf tersebut diketahui, Dhani tetap mensyaratkan yang berhubungan dengan syariat Islam, di sisi lain Maia lebih menunjukkan pada permasalahan yang dialaminya agar tidak terulang kembali, seperti KDRT atau pengambilan barang secara paksa, dalam 14 poin pengajuan draft.
Menurut Shella Salomo – pengacara Maia, draft perdamaian ini masih dilihat dari sikap masing-masing pihak, walau diakuinya ini merupakan satu kemajuan positif, "Untuk itu, kami akan mempertegas poin-poin tertentu untuk agenda pembahasan draft pada minggu depan."
Diperkirakan pembahasan paling alot di antara mereka tak lain soal kebebasan karier Maia. Walau ada angin segar dari Dhani melalui pengacaranya Habib Husein yang bakal memberikan kebebasan bagi Maia, Shella belum meyakini sepenuhnya.
"Kalau itu belum ada. Paling saling menghormati dan memberikan kebebasan dalam rumah tangga," tukas Shella.
Sementara itu usai keluar dari sidang yang berlangsung selama 30 menit, Maia hanya berkomentar Piss ah yang bisa diartikan damai atau malah sebaliknya pisah.
"Ada deh, doain saja yang terbaik," imbuh Maia. Dhani sendiri lebih meyakinkan, "Pasti damai." (kpl/wwn)
Lihat Profil: Ahmad Dhani, Maia Ahmad
Maia pasti bisa hidup tanpa Dhani...dia hebat ko...gw yakin banget
paling itu hanya cari-cari masalah lain...biar tambah sensasi dan tambah yang ngefans......
Bentuk kesombongan dari seoarang Maya sangat nampak, seperti dia sudah diatas angin.
Perdamaian apapun kok kayaknya sangat sulit untuk membuat keduanya bahagia.
Seperti apa yang telahbutir perdamaian yang dibuat Maya...... kayak seorang wanita HERO heeeeeee
Mas Dhani mulai detik ini, saya bersumpah demi Tuhan dan Rosullulah ... Akan menjadi Isteri Yang BAIK dan yang bisa dibanggakan suami dan anak-anak. (Kalau Maia mengucapkan itu sambil bersimpuh dihadapan Dhani ... saya yakin Semua Selesai)