< >

Rayakan Galungan Obyek Wisata di Bali Sepi

Rabu, 23 Januari 2008 15:06
Kapanlagi.com - Bertepatan Hari Raya Galungan, Rabu, suasana di sejumlah obyek wisata terkenal di Bali, seperti Pantai Sanur dan Kuta, terlihat sepi, kecuali didominasi kehadiran sejumlah wisatawan asing dan beberapa wisatawan domestik.

Suasana sepi sudah terasa sejak di jalanan Kota Denpasar hingga kawasan menuju kedua pantai tersebut serta jalan arah lainnya yang begitu lengang, hanya sesekali terlihat lalu-lalang mobil dan sepeda motor.

Hampir semua toko, warung, tempat-tempat usaha lainnya dan kantor perusahaan swasta, termasuk perbankan yang ada di berbagai kawasan tutup.

Sedangkan perkantoran pemerintah dan sekolah dasar libur tiga hari (22-24/1), sementara SMP dan SMA libur selama sepekan.

Di jalanan yang banyak dihias penjor, berupa sebatang bambu dengan dekorasi janur dan rangkaian hasil pertanian, lebih banyak diwarnai kehadiran umat Hindu mengenakan pakaian adat, dengan ciri khas yang wanita mengenakan kain dan kebaya, sedangkan kaum pria menggunakan destar (udeng).

Mereka menuju pura-pura tempat persembahyangan, seperti Pura Jagatnatha yang merupakan pura terbesar di Denpasar, selain ke Pura Sakenan di kawasan By Pass Ngurah Rai Benoa, dan pura lainnya.

Toko dan kios suvenir di Sanur maupun Kuta lebih banyak yang tutup. Hanya beberapa saja yang tetap buka. Bahkan pedagang kaki lima yang biasanya marak di kedua kawasan pantai itu juga ikut menghilang.

"Kemarin masih lumayan ramai, tetapi hari ini benar-benar sepi. Hanya ada sejumlah wisatawan asing yang berjemur," kata Hery Andizar, asisten manajer eksekutif AlamKulkul Boutique Resort & Hotel Bali, sambil menunjuk kelompok turis yang berjemur di atas pasir putih Pantai Kuta.

Sejumlah obyek wisata lainnya, seperti kawasan Nusa Dua, Garuda Wisnu Kencana, Uluwatu, hingga Tanah Lot, dilaporkan juga sepi, kecuali didominasi kehadiran turis asing dan sejumlah wisatawan domestik.

Kondisi sepi juga diakui Sugeng Purnomo, Direktur Komunikasi dan Pemasaran The Laguna Resort & SPA, salah satu dari belasan hotel di kawasan wisata Nusa Dua.

"Suasana di tempat umum memang sepi, tetapi tamu yang menginap di hotel kawasan Nusa Dua cukup banyak, terutama wisatawan asing. Bahkan tingkat hunian di tempat kami mencapai 90 persen," kata Sugeng yang juga Ketua Perhimpunan Humas Perhotelan Bali (*/cax)