
Sarkozy akan mengadakan pembicaraan-pembicaraan resmi dengan Presiden India Pratiba Patil dan Perdana Menteri Manmohan Singh.
Masalah kontrak produk-produk pertahanan juga akan menjadi mata bahasan utama. India yang menempati pembeli terbesar senjata produksi Prancis, diharapkan akan membelanjakan sekitar US$30 miliar untuk pengadaan senjatanya pada lima tahun mendatang.
Pembicaraan-pembicaraan juga akan membahas suatu perjanjian kerja sama nuklir yang sudah dalam pengerjaan selama bertahun-tahun, untuk mengizinkan Prancis memasok peralatan dan bahan bakar ke India, setelah mendapat izin dari pengawas nuklir PBB. (*/cax)