< >

Kecamatan Suoh Bisa Tenggelam Jika Warganya Tidak Tanam Pohon

Sabtu, 26 Januari 2008 13:18
Kapanlagi.com - Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengingatkan kemungkinan dataran tinggi Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, bisa tenggelam akibat banjir, jika warga setempat tidak rajin menjaga lingkungan dan menanam pepohonan.

"Kecamatan Suoh ini daerahnya berupa cekungan yang dikelilingi pegunungan. Jadi kalau lingkungannya rusak dan warganya tidak rajin menanam pohon serta menjaga lingkungan, nanti daerah ini bisa terendam," kata Gubernur Sjachroedin ZP, di Kecamatan Suoh, Lampung Barat, akhir pekan ini.

Dalam acara silaturahmi dengan ribuan warga setempat, dan dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat, Dimyati Amin, Gubernur Sjachroedin kembali menekankan pentingnya warga di daerah pedalaman dan terpencil itu benar-benar menjaga lingkungan.

Guna menggugah kembali agar warga setempat memelihara lingkungan, Gubernur menyerahkan bantuan berupa 10.000 bibit kopi, 2.000 bibit mahoni, 2.000 bibit duku, 2.000 batang bibit pinang, 2.000 bibit medang, 50 Kg bibit padi, serta masing- masing 50 liter insektisida dan prodentisida.

Gubenur juga meminta agar Camat Suoh yang baru seminggu menjabat, Ajpani Majid, dapat mengusulkan kepada pemerintah kabupaten akan hal-hal yang paling mendesak dibutuhkan oleh warganya.

"Saya berjanji dalam waktu tiga atau empat bulan ke depan akan berkunjung ke sini lagi untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan di sini," katanya.

Kecamatan Suoh secara resmi berdiri tahun 1991, kini memiliki 12 desa (pekon) dihuni 45.150 jiwa. Wilayah itu pernah porak-poranda diterjang gempa bumi berkekuatan 6,5 skala Richter (SR) pada 1994.

Wakil Bupati Lampung Barat, Dimyati Amin menjelaskan, Kecamatan Suoh termasuk lumbung pangan Kabupaten Lampung Barat, dan penghasil komoditas kopi, dan coklat (kakao) selain padi.

Namun daerah itu masih tertinggal antara lain karena belum adanya jalan raya, yang hingga kini sedang terus dibangun secara bertahap, dengan dana dari APBD kabupaten, provinsi, maupun pusat. (*/cax)