
"Aku kanget banget, pengen marah, deg-degan dan pengen mukul," aku Desi di Hotel Four Season (25/1). "Tapi aku ambil posisi positifnya saja, sebab setelah itu aku dapat melakukan adegan marah penuh emosi. Aku dapat feel-nya," tambahnya.
Dan memang setelah adegan itu, kata Desi, Tio memang menghampirinya dan bilang kalau ia melakukan hal itu dengan sengaja. "Untuk bangkitkan emosi aku," jelas Desi.
Memang sebagai pendatang baru, apa yang dilakukan aktor kawakan sekelas Tio sangatlah membantu. Apalagi ini film pertama Desi, garapan sutradara Yulianto Krisbiantoro.
"Aku anggap sebagai om, jadi ada rasa gimana gitu, lain pokoknya, apalagi om Tio, orangnya 'abu-abu' gitu, jadi susah ditebak," pungkasnya. (kpl/wwn)
Lihat Profil: Tio Pakusadewo
sebagai orang yang mengerti adat basandi syarak,syarak basandi Kitabullah sudah semestinya Desi mengerti apa yang harus diperbuat setelah peristiwa itu,dipertanggungjawabkan kelak,dan malu kepada ninik mamak,alim ulama minangkabau..intstropeksilah..jgn hanya mengejar dunia yang fana..