< >

Keluarga Minta Soeharto Dimaafkan

Senin, 28 Januari 2008 14:31
Kapanlagi.com - Siti Hardiyanti Indra Rukmana atau yang dikenal dengan Mbak Tutut mewakili keluarga mantan Presiden HM Soeharto meminta masyarakat untuk memaafkan segala dosa dan kesalahan yang disengaja maupun tidak selama masa hidupnya.

"Kami sadar almarhum adalah manusia biasa yang memiliki kelebihan dan kekurangan serta tidak luput dari kesalahan. Kami juga mohon kiranya bapak-bapak dan ibu sekalian berkenan memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum," kata Tutut saat menyampaikan sambutan pada upacara kenegaraan pemakaman HM Soeharto di pemakaman Astana Giribangun Karanganyar Solo, Senin.

Dengan tersedu-sedu, Tutut mengatakan menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla yang telah menghadiri upacara pemakaman ini.

Bagi keluarga, almarhum Soeharto adalah adalah ayah, eyang, iyut dan orang tua yang sangat dikagumi.

"Beliau adalah teman yang akrab, yang sangat kami sayangi, beliau adalah guru dan teladan kami yang baik dan amat kami hormati dan terlibat langsung dalam perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan RI dan ikut mengisi kemerdekaan melalui pembangunan. Bapak, selamat jalan bapak, doa kami selalu menyertaimu," kata Tutut diselingi isak tangis.

Sejumlah anggota keluarga lain yang berdiri di belakang Tutut semua menitikkan air mata saat Tutut membacakan sambutannya itu. Sementara hadirin yang mengikuti upacara pemakaman itu, larut dalam suasana sedih dan haru yang merebak di ruangan itu.

Sebelumnya, jenasah mantan Presiden HM Soeharto sekitar pukul 12.15 WIB dimasukkan dalam lihat lahat dalam upacara kemiliteran yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Upacara pemakaman dimulai dengan pembacaan riwayat hidup oleh Sekmil Kepresiden Mayjen Bambang Sutedjo yang menyebutkan bahwa Soeharto selama hidupnya mendapat 27 penghargaan dari pemerintah, serta sejumlah penghargaan dari negara-negara sahabat dan badan dunia. (*/cax)

KOMENTAR PEMBACA

Ir (30-01-2008 08:29:43)
selamat jalan Bapak ku yang saya kagumi, semoga amal ibadah mu diterima Allah SWT.Marilah kita semua memaafkan kesalahannya yang disengaja maupun tidak disengaja, Tuhan aja memaafkan hambanya, kita harus melihat betapa besar jasanya dalam membangun negara ini, tanpa beliau negara ini tidak seperti sekarang ini. makanya kalau mau menghujat itu harus melihat dulu positif dan negatifnya, jangan cuma dilihat negatifnya, memangnya sekarang ini rakyatnya lebih makmur????