
Semua keluarga Cendana, baik anak, menantu, dan cucu kumpul semua. Mereka berjalan beriringan walau Tommy dan Bambang berjalan tak berdampingan dengan Tata dan Halimah yang sampai saat ini masih berstatus istri dan masih gaduh di pengadilan. Sementara itu Mayangsari, mantu "jadi-jadian" Cendana tak kelihatan batang hidungnya.
Tata bersama dua anaknya yang diam saat ditanya kapan datang dari Singapura, mengaku tidak tahu sampai kapan akan berada di Astana Giri Bangun. Mungkin ia harus menyesuaikan dulu dengan acara protokoler keluarga. Sementara Bambang Tri hanya menjawab, "Maaf, nanti saja."
Seandainya meninggalnya Pak Harto bisa menjadi momen yang membuat anggota keluarga Cendana yang kisruh dapat berkumpul bersama. Siapa tahu ini awal mereka menjadi damai. (kpl/wwn)
kalo saya gak beragama gimana?? yang pasti orang yang rela membunuh hanya demi kekuasaan gak pantes dihargai ha ha ha ha
entah apapun alasannya
dan saya gak butuh tanggapan balik dari anda2 semua ha ha ha ha, saya berhak berpendapat dan pendapat saya juga tidak asal n tidak ngaco
so kalo anda2 merasa tersinggung dengan komentar saya, itu masalah anda sendiri ha ha ha ha
Selamat jalan pak Harto, doa kami menyertaimu..
jasa2nya sungguh patut kita hargai... Beliau uda banyak berjasa untuk bangsa Indonesia..Saya kagum karena Beliau dapat memberi contoh bagi masyarakat banyak ketika Beliau tidak mau berobat keluar negri dan sangat mencintai istrinya (mengharukan banget apalagi waktu liat rekaman pak Harto menanggis ketika Ibu Tien meninggal).
Sayang sekali, nama baik Pak Harto di rusak oleh anak2nya yang tidak benar (Tommy dan Bambang).
Sebel banget liat mayang sari datang ke cendana...ya ampun, ga tau mau banget sich!!!
"Siapa tahu ini awal mereka menjadi damai."
Amin ya robbal alamin
gw sebagai manusia punya perasaan, begitu jg dengan pak Harto, jasanya udah banyak bgt buat bangsa indonesia.
yg gk bener kan anak2nya....smoga pak Harto akan lebih tenang di alam sana bersama ibu tien...
Baik atau buruk yang kita lakukan selalu pernuh dengan PRO dan KONTRA, apapun juga EYANG memang THE BEST selama 32tahun pemerintahan nya.
Selamat jalan eyang, semoga di terima disisi nya