
Hasil tersebut membuat Senegal terancam tersingkir dari turnamen kontinental itu tanpa memandang hasil pertandingan terakhir Grup D mereka melawan Afrika Selatan pada Kamis.
Angola dan Tunisia, keduanya mengumpulkan empat poin, hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos.
Lembaga penyiaran milik pemerintah itu menyebutkan bahwa Kasperczak akan digantikan oleh asistennya, Lamine Ndiaye.
Didukung oleh sejumlah pemain yang memperkuat tim-tim Eropa, Senegal dianggap favorit untuk maju dari grupnya namun hanya mendapat satu poin setelah bermain imbang dengan Tunisia dalam pertandingan pertama mereka.
Afrika Selatan, yang akan menjadi tuan rumah babak final Piala Dunia 2010, juga merana dengan satu poin.
Di ibukota Senegal Dakar, pelajar yang marah atas kekalahan timnya memblok jalan utama dengan membakar sampah namun pemadam kebakaran dan polisi segera bertindak dan tidak ada laporan cedera. (*/cax)