"Saya harapkan dari mereka ada yang bisa lolos cut off (masuk ke putaran ketiga) sehingga masyarakat Indonesia bisa melihat atlet lokal terus berlaga sampai akhir," kata Jero Wacik kepada wartawan di Jakarta, Selasa, menjelang turnamen Indonesia Terbuka tahun ini yang memperebutkan total hadiah 1,2 juta dolar AS.
Dikatakannya, baik itu pegolf amatir atau pro yang akan ikut turnamen tersebut, harus terus giat berlatih sehingga tidak hanya menjadi penonton menjelang akhir turnamen karena sudah tersingkir di putaran (hari) kedua.
"Saya tidak ingin mereka hanya menjadi penonton, saya ingin mereka bisa terus berlaga hingga akhir turnamen tidak seperti pada turnamen-turnamen sebelumnya yang harus tersingkir di putaran awal," tambah Jero yang juga Menteri Budaya dan Pariwisata itu.
Pada turnamen Indonesia Terbuka tahun ini, Indonesia menurunkan 13 pegolf yang terdiri atas enam dari amatir dan tujuh dari pro.
Keenam pegolf amatir tersebut adalah Andik Mauludin, Suprapto, Benny Kadiadi, Hardjito, Yahya Abidin dan Aria Arianto, sedangkan yang dari pro, Junaidi Ibrahim, Ilyasyak, Maan Nasim, Denny Supriadi, Sarmilih, I Ketut Sugiarta, dan Sanusi.
Sementara itu pada turnamen tersebut juga akan tampil tiga pegolf kelas dunia yaitu pegolf Inggris Darren Clarke dan Paul McGinley serta pegolf dari India Jeev Milka Singh yang masing-masing sudah memastikan untuk ikut turnamen Indonesia Terbuka yang diselenggarakan oleh Tur Eropa dan Asia yang berkerjasama dengan PGI dan PGPI.
Darren Clarke adalah pemenang tiga kali turnamen Inggris Terbuka dan pernah menjadi salah satu pegolf penerima penghargaan World Golf Championship lebih dari satu kali, Paul McGinley pernah menjadi pemain Piala Ryder Eropa 2002 dan juga sempat memenangi Volvo Master 2005.
Sedangkan Jeev Milka Singh merupakan pegolf yang telah ikut di 39 turnamen internasional tahun lalu dengan memenangi Volvo Master, Volvo China Open dan menempati jajaran atas order of merit Tur Asia.
Turnamen golf Indonesia Terbuka tahun ini merupakan turnamen yang keempat, setelah tahun sebelumnya berlangsung di padang golf Pantai Indah Kapuk (PIK), dan pada 2006 di padang golf Emeralda, Bogor, serta yang pertama di Cengkareng pada 2005. (*/rsd)