Tuntutan Musanglub itu disampaikan perwakilan sejumlah klub anggota Pengcab PSSI Surabaya yang dikoordinir Ketua PS Fatahillah (salah satu klub anggota), Amang Mulya dan Hendrick Peter (PS Maesa) kepada pengurus di Sekretariat Persebaya di Karanggayam Surabaya, Selasa.
Tampak hadir Koordinator Yayasan Suporter Surabaya (YSS) Wastomi Suheri yang turut mendukung tuntutan klub-klub anggota tersebut.
Dalam kesempatan itu, perwakilan klub menyerahkan surat pernyataan yang ditandatangani 23 pengurus klub anggota dan diterima Wakil Sekretaris Pengcab PSSI Surabaya Saleh Bachmid.
"Saya tidak punya kewenangan memutuskan dan akan menyerahkan surat pernyataan ini kepada ketua umum Pengcab PSSI Surabaya," kata Saleh Bachmid.
Dalam surat pernyataan itu, klub anggota menyampaikan lima alasan yang mendasari tuntutan digelarnya Musanglub, diantaranya program kerja pada 2006 dan 2007 belum dijalankan, rencana pembentukan badan hukum Persebaya yang belum terealisasi dan kegagalan Persebaya pada kompetisi Liga Indonesia musim 2007.
Selain lima alasan itu, klub-klub anggota juga merasa ditinggal dan tidak pernah diajak komunikasi saat ketua umum Persebaya berniat menggandeng investor untuk mendanai Persebaya pada kompetisi 2008.
"Dengan alasan-alasan itu, kami mendesak digelarnya Musanglub karena lebih dari dua pertiga anggota Pengcab PSSI Surabaya sudah membubuhkan tanda tangan," kata Amang Mulya.
Mengenai kemungkinan batal masuknya calon investor yang akan mensponsori Persebaya jika Arif Afandi mundur, Amang Mulya mengatakan hal itu tidak menjadi masalah.
"Tidak masalah kalau investor itu batal masuk. Kami siap mencarikan investor buat Persebaya," tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Persebaya Arif Afandi mengungkapkan kalau pihaknya sedang melakukan pembicaraan serius dengan calon investor yang akan mengucurkan dana kepada Persebaya.
Arif Afandi saat dikonfirmasi wartawan mengaku heran dan tidak habis pikir dengan tuntutan mundur tersebut dan menganggap hal itu tidak sesuai mekanisme yang berlaku di organisasi.
"Kenapa saya diminta mundur. Kalau menuntut seperti itu seharusnya pakai mekanisme yang benar," katanya dalam pesan singkat melalui SMS kepada wartawan.
Sementara itu, Sekretaris Umum Persebaya Akhmad Munir belum bersedia komentar mengenai masalah itu dengan alasan masih akan mempelajari tuntutan klub anggota.
"Kemungkinan Rabu (30/1), kami akan memberikan penjelasan resmi terkait masalah ini. Yang jelas, kami sangat menghormati keinginan klub anggota," katanya. (*/rsd)