Maschut Lepas Jabatan Manajer Persik
Kapanlagi.com - Walikota Kediri HA Maschut bersiap melepas jabatannya sebagai manajer tim sepakbola Persik Kediri menyusul kegagalannya mempertahankan gelar juara Ligina."Soal manajer, sepertinya memang perlu ada pergantian. Tapi siapa kira-kira yang tepat ya?" katanya dengan nada bertanya kepada pers di Balai Kota Kediri, Rabu (30/01). Ia merasa gundah dengan jabatan yang diembannya sejak paruh musim kompetisi Ligina XIII/2007 setelah manajer lama yang juga menantunya sendiri, Iwan Budianto, memilih menjadi pengurus PSSI sebagai Ketua Bidang Status dan Alih Status Pemain sekaligus anggota Exco PSSI itu. "Kalau Iwan, rasanya tidak mungkin, karena dia sudah menjadi pengurus tetap PSSI," kata Ketua Umum Persik sejak masih berada di kompetisi Divisi I itu. Ia menyebutkan kriteria sosok manajer yang bakal menggantikannya nanti, diantaranya bisa diterima seluruh pemain, memahami karakter persepakbolaan di Tanah Air, memiliki pergaulan luas, dan mengerti persoalan kontrak dan transfer pemain. Pernyataan Maschut itu terlontar setelah dia menyebutkan beberapa nama pemain yang bakal tergusur dari tim Persik untuk kompetisi Superliga yang bakal digulirkan pada Juli 2008 itu. Sebelum berbicara mengenai manajer dia mengungkapkan, sampai saat ini ada dua pemain yang sudah pasti dicoret dari tim berjuluk "Macan Putih", yakni kiper Kurnia Sandy dan stoper asal Nigeria Peter Rotimi Lipede. Demikian pula dengan kiper cadangan Persik, Adi Gesang Saputra dan asisten pelatih kiper, Sukrian dipastikan juga akan didepak. Sebagai ganti Kurnia Sandy, Maschut mengincar kiper kedua Arema Malang, Akhmad Kurniawan, untuk mendampingi kiper utama Persik, Wahyudi. Mengenai pelatih pengganti Daniel Roekito yang mengundurkan diri, Maschut menentukan tiga kriteria, yakni nilai kontrak murah sesuai dengan kondisi keuangan Persik saat ini, berdomisili tidak jauh dari Kediri, dan belum pernah sama sekali menangani Persik. Sampai saat ini Persik masih melakukan penjajakan dengan mantan pelatih Persebaya Surabaya dan PSMS Medan, Sutan Harhara. Sebelumnya Maschut sempat mendapat masukan untuk mengontrak kembali mantan pelatih Persik, Jaya Hartono. Namun ditolak lantaran tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan. Pada musim kompetisi Ligina XIII, langkah Persik terhenti di Babak Delapan Besar sekaligus gagal mempertahankan mahkota juara yang diraihnya pada musim kompetisi Ligina XII. (*/lpk) |