"Ini untuk menjamin rasa keadilan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas haji non ONH plus. Jangan karena bayar mahal, terus lewat jalan pintas terus tiba-tiba masuk tanpa antri," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Berbicara saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (Amphuri) di Istana Wakil Presiden,Jumat ia mengatakan, calon haji non ONH plus kadang harus terpaksa antre hingga lima tahun untuk melakukan haji.
"Jika kuota ONH Plus ditambah, maka itu tidak adil bagi yang lain. Jadi sama-sama sabarlah, " kata Kalla.
Karena itu, tambah Wapres, pemerintah tetap berpedoman pada jumlah kuota yang telah ditetapkan. Kenaikan kuota akan tetap disesuaikan dengan porsi yang ditetapkan Saudi Arabia. (*/rsd)