
Megawati mengatakan kaget saat dalam perjalanan dari Sumatera Selatan ke Lampung, Ketua DPD PDIP Lampung Sjachroedin ZP menyampaikan permintaan kepadanya untuk meresmikan kantor baru DPD PDIP Lampung.
"Saya kaget, katanya kantor baru DPD PDIP Lampung baru akan dibangun, kok tiba-tiba dilapori dan diminta untuk meresmikannya," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Lampung yang juga Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, melaporkan pembangunan tahap awal gedung kantor partainya itu telah rampung.
Sjachroedin menyebutkan, pembangunan kantor pada lahan seluas 5.000 meter persegi (M2), dengan luas bangunan awal sekitar 400 M2, berlangsung dalam dua bulan.
Selain bangunan yang sekarang telah rampung untuk kantor para pengurus dan badan-badan otonom PDIP Lampung, menurut Sjachroedin, masih akan dibangun lagi aula dan gedung utama.
Aula itu direncanakan berukuran 15x20 meter yang diharapkan dapat menjadi tempat bagi para kader dan pengurus serta simpatisan partai itu melakukan pertemuan, tanpa harus menyewa atau menggunakan tempat lainnya.
Megawati menyatakan, pembangunan kantor PDIP di Lampung yang cukup cepat itu, dapat menjadi contoh dan pelajaran bagi daerah lainnya, mengingat sampai sekarang masih banyak pengurus PDIP yang belum memiliki kantor sendiri.
Namun dia mengingatkan, hendaknya keberadaan kantor partai itu dapat digunakan secara optimal dan tidak hanya berkantor terbatas pada jam kerja tertentu.
"Kantor partai itu seharusnya tidak ada jam kerja tertentu, harus buka 24 jam, seperti rumah kita sendiri, setiap saat diperlukan harus siap bekerja," tutur Mega.
Dia mensinyalir, masih banyak pengurus partainya itu yang enggan aktif, dan hanya berada di kantor (PDIP) untuk sekedar "cari muka" atau bukan untuk mengabdi bagi kepentingan partai dan berbuat untuk masyarakat banyak.
Megawati mengharapkan para kader dan pengurus PDIP tidak lagi "mabuk" kemenangan, seperti pernah dialami pasca pemilu 1999 lalu, sehingga setelah duduk di legislatif dan menjadi kepala daerah, malah lupa dengan konstituen serta acuh terhadap partainya sendiri.
"Akibatnya, PDIP ditinggalkan pemilih dan kalah pada Pemilu 2004 lalu," katanya.
"Saya marah besar melihat kelakuan kader dan pengurus seperti itu, kalau masih ada yang seperti itu, saya tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas sesuai dengan konstitusi partai," katanya lagi.
Selain meresmikan kantor baru DPD PDIP Lampung ditandai dengan penandatanganan prasasti, Megawati didampingi Pengurus DPP, di antaranya Tjahyo Kumolo, M Prakosa, Firman Jaya Daeli, dan pengurus PDIP Lampung termasuk Ketuanya, Sjachroedin ZP, juga membuka selubung nama kantor yang berlokasi tidak jauh dari perumahan Polri itu. (*/boo)
Lihat Profil: Megawati Soekarno Putri