"Ipul sebenarnya tidak ada masalah, namun kalau boleh memilih kami cenderung ke Khofifah dan Ali Maschan," ujar Juru Bicara Tim Sembilan DPW PKS Jatim, Muhammad Siroj kepada wartawan usai sidang paripurna DPRD Jatim di Surabaya, Senin.
Siroj mengatakan pihaknya mengusulkan nama Khofifah karena dia merupakan tokoh berpengaruh dan mempunyai grassroot atau akar rumput kuat di Jatim.
"Sebenarnya nama Saiful pernah menjadi wacana di PKS dan PKS tidak ada masalah tetapi Khofifah lebih cocok dan sangat dibutuhkan di Jatim, karena itu PKS sudah sepakat dengan PPP dan partai-partai non parlemen untuk mewujudkan usulan tersebut," katanya.
Secara pribadi Siroj juga kenal dengan Khofifah karena merupakan seniornya di PMII Surabaya.
"Wanita mempunyai pemilih loyal, customer Khofifah kuat sehingga dia basic-nya kuat. Pemimpin Jatim wanita juga penting. Wacana Cawagub ndak bagus kalau hanya satu orang," katanya.
Sementara itu tentang Soekarwo, Siroj mengatakan nama Soekarwo hampir 80% direstui DPP PKS dan tinggal menunggu SK DPP saja.
"Sosok Soekarwo dipandang mampu menyelesaikan problem-problem di Jatim, ini menjadi alasan DPP cenderung ke Soekarwo," katanya.
Pada Minggu-Minggu ini, ujar Siroj, pihaknya akan mengundang Soekarwo untuk menandatangani kontrak politik terkait komitmennya membangun Jatim.
"Kami ingin meminta komitmennya dalam membangun Jatim, komitmennya dalam reformasi birokrasi dan komitmennya dalam pemberantasan korupsi," katanya. (*/cax)




