"Syachruddin tidak bisa membuktikan ucapannya di pengadilan. Dia pembohong dan mengatakan dia sedang sakit," ujar Yessy dengan nada tegas.
Menurut Yessy, sita harta yang dimaksudkan Syachruddin tidaklah benar. Karena, sejak menikah tahun 2005 silam, Syachruddin tidak pernah memberikan nafkah kepada Yessy. Bahkan, harta bersama antara Yessy dan Syachruddin telah diberikan kepada Syachruddin. "Sejak saya menikah dengan dia, saya sudah rugi 100 juta. Itu uang pribadi aku. Aku malah nombok," ujar Yessy.
Diakui Yessy, ada alasan yang membuatnya tidak bisa menerima Syachruddin kembali. Di antaranya, sifat Syachruddin yang suka pembohong dan terlalu materialistis. Bahkan, Syachruddin ingin menguasai harta waris Yessy dari orang tuanya. Syachruddin, lanjut Yessy, tidak pernah memberikan nafkah secara materi, karena dia selalu sibuk dengan perusahaannya. "Aku sudah terlalu capek ngurus dia. Aku ingin tenang dan perceraian ini segera selesai," tegasnya.
Menurut kepala rutan Cipinang, Syachruddin akan dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan Cipinang menuju Palembang. Pasalnya, Syachruddin adalah penduduk asli Palembang dengan kasus dugaan kayu illegal. "Aku minta dukungan aja, Insya Allah tanggal 15 hakim memutuskan perkara sidang," katanya. (kpl/iin)
Lihat Profil: Yessy Gusman