
Dan Nidji, grup band bertalenta yang sedang jadi ikon anak muda saat ini pernah mengalami situasi yang sama saat komunikasi tidak terjalin antar personil.
"Itu terjadi saat tur lebih dari 15 kota beberapa waktu yang lalu. Waktu jalan 5 kota sih kita tetep enjoy, namun setelah 10-an lebih kota kita lalui udah kayak kehilangan jatidiri, komunikasi macet total, jadi sempet kepikiran bubar gitu," ujar Giring, saat ditemui bersama Inka, sang kekasih, di RS Bersalin Asih Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (4/2).
"Tapi setiba di Jakarta, kita lebih bisa berpikir jernih untuk tetap bisa mempertahankan eksistensi grup ini. Oleh sebab itu, untuk menghadapi tur A Mild Live ke 30 kota, kami lebih persiapin mental agar konser berhasil, grup tetep utuh," lanjutnya.
Tapi omong-omong, kok datang berdua dengan sang pacar ke Rumah Sakit Bersalin? Ada apakah ini?
"Ngga ada apa-apa, kita cuman ngantar tante periksain anaknya ke sini. Karena kita udah klop, jadi ke mana-mana selalu kompak berdua," jelas Giring yang didaulat Inka sebagai seorang 'superhero' bagi dirinya. (kpl/bun)
Lihat Profil: Giring Nidji, Nidji