"Rasa buah durian lokal di Sukadanaham ini cukup manis dan perlu dibudidayakan, sehingga tidak kalah dari buah durian Bangkok," kata Walikota Bandarlampung, Eddy Sutrisno, pada peletakan batu pertama pembangunan tugu buah durian, di Bandarlampung, Selasa.
Ia menyebutkan pohon durian di kawasan Sukadanaham cukup banyak, tetapi hingga sekarang belum terlihat peremajaan atau pembudidayaan buah tersebut.
Menurutnya, pemilik kebun durian di kawasan itu, seharusnya sejak sekarang melakukan peremajaan atau pembudidayaan pohonnya karena sebagian besar pohon durian yang terdapat di sana usianya telah tua.
Ia mengatakan pihaknya melalui dinas terkait seperti Dinas Pertanian bersedia memberikan penyuluhan tentang tata cara pembudidayaan buah durian.
Sementara itu pembangunan tugu buah durian di perempatan Jalan Raden Imba Kesuma--Jalan Agus Salim, Sukadanaham, Bandarlampung, diperkirakan menghabiskan biaya antara Rp90 juta--Rp100 juta.
Lokasi itu dipilih untuk pembangunan tugu buah durian karena kawasan itu merupakan sentra buah durian.
Para pedagang buah tersebut banyak menjajakan dagangannya di sepanjang jalan di perempatan pembangunan tugu buah durian itu. (*/rsd)