Direktur Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Mabes Polri, Brigjen Pol Indradi Thanos di Jakarta, Selasa, mengatakan, kedua tersangka telah ditangkap AFP, pekan lalu, begitu mendarat di Darwin, Australia setelah terbang dari Denpasar, Bali.
Kedua tersangka itu adalah Peter Petras (WN Ceko) dan Memmet Seriban (WN Turki).
"Mereka diduga anggota jaringan sindikat penyelundupan narkoba dan bahan baku narkoba skala internasional," kata Thanos.
Petras tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, 26 Desember 2007 dan dijemput oleh Seriban.
Dari Jakarta, mereka sempat bepergian ke Bandung, Garut, Pangandaran, Purwokerto, Bantul, Parangtritis (Yogyakarta), Surabaya dan Probolinggo dengan menggunakan jalan darat.
Tim Mabes Polri yang memantau pergerakan kedua tersangka ini menduga bahwa Petras datang datang ke Indonesia untuk melakukan survei jalur laut untuk penyelundupan narkoba dan bahan baku narkoba ke Australia.
"Lokasi yang dikunjungi mereka adalah daerah-daerah pantai. Kami juga menemukan peta navigasi laut dan alur pelayanan Indonesia di tas milik Seriban," ujarnya.
Hasil penyelidikan polisi itu kemudian disampaikan ke AFP sehingga kedua tersangka dapat ditangkap polisi setelah mendarat di Australia. (*/cax)