< >

PM Rusia Tiba di India Untuk Tingkatkan Hubungan Ekonomi Pertahanan

Rabu, 13 Februari 2008 05:06
Kapanlagi.com - Perdana Menteri Rusia Viktor Zubkov Selasa tiba di India untuk kunjungan dua hari yang bertujuan meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan, di samping menegaskan kembali hubungan strategi dan pertahanan kedua negara.

Zubkov dijadwalkan akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Manmohan Singh guna membahas peningkatan hubungan perdagangan dan ekonomi kedua negara, kata sumber-sumber diplomatik.

Kedua pihak diperkirakan akan menandatangani lima perjanjian di bidang penerbangan dan telekomunikasi.

Zubkov disertai oleh 120 anggota delegasi bisnis termasuk Wakil Perdana Menteri Alexander Zhukhov, yang mengetuai Komisi Bersama Indo-Rusia di bidang Pembangunan Ekonomi, dan Menteri Perdagangan Elvira Nabiullina.

Di samping Singh, Zubkov juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden India Pratibha Patil, Wakil Presiden Hameed Ansari, Menteri Luar Negeri Pranab Mukherjee, Menteri Keuangan P. Chidambaram dan pemimpin oposisi di parlemen LK Advani.

Bersama dengan perdana menteri India, Zubkov dijadwalkan akan menandatangani Tahun Rusia di India dengan gala konser di reruntuhan pelabuhan Purana Qila pada abad ke-16, Selasa malam.

Tahun Rusia adalah bagian dari gagasan yang diajukan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Manmohan Singh untuk meningkatkan hubungan masyarakat ke masyarakat dan meningkatkan kesadaran masing-masing pihak di negara-negara masing-masing.

Program selama setahun itu akan diisi kegiatan kebudayaan, musikal dan festival film di samping diskusi-diskusi akademik serta acara-acara lainnya. Kegiatan itu akan di lanjuti dengan Tahun India di Rusia pada 2009.

Putin dan Zubkov diperkirakan akan meninggalkan jabatan setelah pemilihan presiden di Rusia yang dijadwalkan Maret depan. Zubkov diperkirakan akan mempertegas komitmen Rusia mengenai hubungan strategi jangka panjang dan kerja sama pertahanan dengan India, di samping menjelaskan kepada para pemimpin India mengenai perubahan struktur kekuasaan di Kremlin, kata para pejabat diplomatik.

Masalah kerja sama energi dengan India juga diperkirakan akan dibahas. Zubkov diperkirakan akan mengambil alih sebagai ketua perusahaan negara gas alam, Gazprom setelah pemilihan presiden Maret.

Kerja sama mengenai nuklir untuk kepentingan sipil tampaknya juga akan dibahas, namun apa yang dibahas diduga masih menunggu jaminan disepakatinya oleh India mengenai perdagangan bahan-bahan yang bisa diurai dari Badan Tenaga Atom Internasional dan Kelompok Pemasok Nuklir, kata para pejabat.

Perjanjian di sektor telekom juga akan ditandatangani pada saat kunjungan Zubkov, yang melibatkan investasi sebesar US$5 miliar di India oleh konglomerat Rusia Sistene selama tiga tahun mendatang, kata kantor berita PTI melaporkan.

Kedua pihak diperkirakan akan membahas cara-cara untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara dari sekarang US$5 miliar menjadi US$10 miliar pada tahun 2010.

Seperti lazimnya banyak kunjungan tamu agung, Zubkov juga akan melakukan kunjungan ke kota India utara Agra untuk menyaksikan Taj Mahal. Dia akan kembali ke Moskow Rabu. (*/lpk)