"Akhir-akhir ini, setiap malam saya kesulitan untuk berkomunikasi dengan mitra atau keluarga. Ketika menekan nomor untuk dihubungi dari operator apa pun dari nomor Telkomsel yang saya pakai, selalu tulalit atau telepon yang dihubungi sedang sibuk," kata Samin, warga Rajabasa, Bandarlampung, Jumat.
Padahal diketahui telepon yang dihubungi tidak bermasalah, justru operator pelanggan itu yang mengalami gangguan.
Karena itu, dia berharap, pihak penyelenggara atau operator GSM itu semestinya mengatasi permasalahan tersebut yang berulangkali telah dikeluhkan masyarakat pengguna layanannya.
Ia juga sempat memastikan layanan jaringan atau ponselnya yang sedang terganggu, dengan kartu dari operator lain mencoba menghubungi nomornya sendiri.
"Kebetulan saya menggunakan dua ponsel dengan kartu dari operator berbeda, tapi ketika menelepon ke nomor Simpati terdengar jurusan yang anda tuju sedang sibuk, padahal HP ini tidak digunakan," kata dia pula.
Keluhan serupa diungkapkan Yanto, warga Kedaton, Bandarlampung yang menyatakan bahwa hampir setiap malam selalu terjadi gangguan berkomunikasi dari operator selular dimaksud.
"Dulu saya sangat bangga dengan layanan jaringan operator ini, tetapi sekarang menjengkelkan. Mau ganti kartu malas, karena harus mengenalkan lagi ke sejumlah kolega," ujar dia lagi.
Sebelumnya pimpinan Telkomsel di Lampung telah berjanji untuk meningkatkan kapasitas atau kemampuan peralatan yang dimiliki, sehingga mengurangi problem yang dikeluhkan pelanggan.
Selain itu, trend pengguna ponsel untuk menelepon pada malam hari yang lebih banyak karena tarifnya lebih murah, ternyata belum diimbangi dengan kualitas layanan berkomunikasi yang baik. (kpl/rit)