Pemberontak itu menyerang dua stasiun polisi di negara bagian Orissa, India timur, Jumat malam, dan mencuri senjata sebelum melarikan diri, kata beberapa saksi mata.
"Serangan tersebut berlangsung tiba-tiba dan pada tengah malam. Mereka membunuh 13 personil polisi dan seorang warga sipil," kata Inspektur Polisi Rajesh Kumar.
"Mereka menyerang stasiun polisi wilayah Nayagarh dan stasiun polisi Daspalla, yang berdekatan," kata Kumar. Ditambahkannya, gerilyawan itu juga menembaki satu sekolah pelatihan polisi.
Pemberontakan Maois, yang merebak dari petani yang memberontak pada 1967, telah menyebar ke separuh dari 29 negara bagian di India.
Perdana Menteri Mahmohan Singh telah menggambarkan pemberontak tersebut sebagai satu ancaman terbesar bagi keamanan dalam negeri India. Pemberontak Maois mengatakan mereka memperjuangkan hak suku yang terabaikan dan petani tanpa lahan. (*/cax)