Ternyata uang yang dikumpulkan dengan susah payah itu diambil oleh suami untuk berjudi. Ia jadi hampir gila memikirkan deritanya dan akhirnya terdampar di RS Jiwa.
Beruntunglah ada seorang pria flamboyan dengan sifat kebapakan yang memberikan pencerahan dalam menjalani kepahitan hidup. Ia berangsur-angsur bangkit dari getirnya kehidupan.
Kisah itu bukan kehidupan sesungguhnya Iis, tapi hanya sinopsis sebuah sinetron terbaru berdurasi dua jam, yang dibintangi Iis.
"Saya biasa mendapat peran-peran protogonis. Mungkin untuk peran antagonis produser menilai belum pas," kata Iis, kepada ANTARA, di Bangka, akhir pekan lalu.
Ibu bagi dua anak tidak bersedia menyebutkan judul sinetron barunya itu. Dalam sinetron itu, ia beradu akting dengan Feri Irawan.
Pesinetron yang sukses bermain di SEROJA dan PADAMU AKU BERSIMPUH itu, mengaku kangen untuk bisa tampil di sinetron. Di sela kesibukannya sebagai penyanyi dangdut, Iis selektif memilih sinetron dan hanya mau bermain untuk sinetron tuntas dalam satu episode.
Penyanyi yang akan meluncurkan album ke-23 tentang NARKOBA itu, mengaku sangat kesulitan dalam membagi waktu untuk bisa tampil di sinetron. Ia merasa tidak enak pemain lain bila tidak bisa datang untuk pengambilan gambar tepat waktu.
"Daripada kerja tim terganggu, mendingan saya aja yang tolak peran di sinetron. Untuk sekarang rasanya sinetron kelar sekali tayang yang akan diterima, ketimbang ikut sinetron kejar tayang," ujar penyanyi yang sukses meraih HDX award atas penjualan satu juta kaset pada album TAMU TAK DIUNDANG itu. (kpl/rit)








