< >

China: Taiwan Tak Berhak Akui Kemerdekaan Kosovo

Senin, 18 Februari 2008 22:45
Kapanlagi.com - Taiwan tidak memiliki hak dan wewenang untuk mengakui kemerdekaan Kosovo, kata wanita juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Jianchao, Senin (18/02).

"Semua orang tahu bahwa Taiwan adalah bagian dari China. Oleh karena itu, ia sama sekali tidak berhak menyatakan pengakuan terhadap yang disebut kemerdekaan," kata Liu dalam pernyataan pers.

Liu menyampaikan pernyataan itu untuk menanggapi laporan bahwa pihak berwenang Taiwan menyampaikan selamat atas kemerdekaan Kosovo dan mengakui kemerdekaan tersebut.

"Hanya ada satu China di dunia ini. Secara konsensus diterima bahwa Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China dan hanya satu-satunya Republik Rakyat China, yang memiliki keabsahan untuk mewakili seluruh China," kata Liu.

"Kami sangat menentang siapa pun atau organisasi mana pun atas nama apa pun untuk memisahkan Taiwan dari China daratan. Upaya apa pun untuk memisahkan Taiwan dari China daratan akan menemui kegagalan," katanya.

Parlemen Kosovo pada Minggu menetapkan pernyataan kemerdekaan dalam sidang luar biasa untuk memisahkan diri dari Serbia.

Kosovo sebelumnya adalah wilayah mandiri Serbia sebelum Republik Federasi Yugoslavia tumbang.

Dari sekitar dua juta penduduknya, lebih dari 90% di antaranya adalah suku Albania dan sekitar 7% suku Serbia.

Kosovo berada di bawah pengelolaan Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak pertengahan 1999, menyusul serangan udara persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO untuk mengusir pasukan Serbia dari propinsi tersebut. (*/lpk)