
"Ya, dari pada nggak ada kegiatan sama sekali saya coba berbisnis susu kedelai. Hasilnya cukup bagus dan saat ini berkembang pesat," ucapnya singkat.
Ia menambahkan semula bisnis tersebut hanya coba-coba untuk mengisi waktu. Namun lama kelamaan mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. "Tadinya saya bawa produk susu ini waktu ada acara di komplek. Saya taruh beberapa gelas di meja sambil mempersilahkan bapak-bapak maupun ibu-ibu yang ada di sana. Semula tak ada yang menyentuh namun lambat laun ada juga yang akhirnya menjadi pelanggan tetap," lanjutnya sambil tersenyum.
Lantaran permintaan terhadap produk susu kedelainya meningkat maka Fuad mulai melebarkan sayap dengan menitipkan di beberapa swalayan maupun supermarket di sekitar tempat tinggalnya. Juga dengan inovasi rasa dari susu itu sehingga lebih variatif. Tapi ternyata pelanggan lebih suka dengan rasa asli susu kedelai.
"Memang ada masukan dari mereka yang ingin rasa lain, saya ikuti. Namun tidak ada yang menyentuh sama sekali. Pelanggan lebih suka rasa original. Makanya saya cuma produksi susu kedelai putih saja," imbuh pria berkumis ini di akhir cerita. (kpl/opa)
Lihat Profil: Fuad Baraja, Julia Rossie