< >

Belasan Motor Terjungkal Akibat Lubang di Jalan Gatot Subroto

Rabu, 20 Februari 2008 17:54
Kapanlagi.com - Sebanyak 15 sepeda motor yang melintas di depan supermarket Hero di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, sejak Selasa (19/2) malam hingga Rabu (20/2) pagi, terjungkal akibat lubang yang terdapat di jalan raya itu.

Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu, sebanyak sepuluh pengemudi menjadi korban dari lubang tersebut pada Rabu (20/2) pagi, sedangkan sisanya terjungkal pada Selasa (19/2) malam.

Peristiwa terjungkalnya belasan motor tersebut menyebabkan para pengemudinya mengalami cidera ringan tetapi tidak ada yang sampai harus dirawat di rumah sakit.

Daerah Pancoran, Jakarta Selatan, memang kerap kali menjadi ajang sejumlah kecelakaan baik karena kualitas jalan yang buruk atau karena tabrakan antar kendaraan.

Pada 24 Januari 2008, dua tabrakan beruntun juga pernah terjadi di daerah Pancoran, tepatnya di ruas tol dalam kota di Jalan MT Haryono.

Tabrakan pertama di Pancoran itu terjadi pada pukul 09.40 WIB itu dan melibatkan empat kendaraan yang bernomor polisi B 2723 JF, B 2938 Y,B 2507 FU dan B 8677 UZ.

Sekitar 20 menit kemudian, terjadi lagi tabrakan beruntun di Pancoran yang melibatkan bus B 7625 FB, truk B 9865 FA dan mobil B 9892 BW. Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut.

Sementara itu, warga DKI Jakarta yang pernah mendapat permasalahan dengan jalan berlubang sebenarnya dapat mengirimkan informasi tersebut melalui SMS ke 1717.

Hal tersebut agar TMC dapat segera mengidentifikasi jalan-jalan yang berlubang di ibukota dan kemudian meneruskannya kepada pihak yang lebih berwenang dalam melakukan perbaikan terhadap jalan tersebut.

Sebelumnya, Direktur Lalu-Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Djoko Susilo pada Kamis (14/2) mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum DKI seharusnya segera memperbaiki jalan yang rusak karena sangat berpotensi untuk membahayakan para pengguna jalan dan memperparah tingkat kemacetan.

Selain itu, Djoko juga mendesak Dinas Perhubungan DKI untuk memperbaiki lampu lalu-lintas yang sudah rusak atau mati. (*/cax)