Kalau yang dipilih Ridwan Hisjam (Wakil Ketua DPRD Jatim), maka PPP akan membicarakan dalam forum Rapim Minggu (24/2) mendatang, mengingat Ridwan selama ini dikenal sebagai kader Golkar bukan PPP.
"Yang dikhawatirkan adalah adanya penolakan dari DPC-DPC PPP kabupaten/ kota terhadap Ridwan, meskipun dia dari nahdliyin. Apapun yang diputuskan kami ingin PPP dalam posisi yang solid," katanya.
Jika PDIP tidak memilih Farid Al Fauzi, ujar dia, ada kemungkinan PPP akan koalisi dengan partai lain yakni dengan Golkar atau dengan aliansi non parlemen ditambah PKS dan PBB.
Sehingga artinya, ujar dia, kemungkinan Rapim yang dijadwalkan (23/2) akan semakin panjang dan membutuhkan pembicaraan serius.
"Di sisi lain ada kabar Ketua Umum PPP, Surya Darma Ali, akan menghadiri Muktamar Marmusi di Jakarta sehingga tak bisa ke luar kota, sehingga mungkin ditunda satu dua hari," katanya.
Ketiga, ujar dia, muncul keinginan kuat adanya forum Majelis Pertimbangan Bersama Kyai dan Masyayih PPP untuk mengadakan halaqah alium ulama sebelum Rapim.
"Namun wacana ini keluar dari skema surat instruski DPP tentang Rapim. Ini akan dikomunikasikan ke pusat. Kalau PDIP tidak ambil Farid maka Rapim akan semakin panjang," katanya. (kpl/dar)