< >

China Sampaikan Kasus Kematian Kedua Akibat Flu Burung

Jum'at, 22 Februari 2008 15:08
Kapanlagi.com - Kementrian Kesehatan China mengkonfirmasi selama dua bulan pertama 2007 sudah terdapat dua korban meninggal akibat virus H5N1 atau flu burung, dengan kasus terakhir ditemukan di Wilayah Otonomi Khusus Guangxi, Kamis.

"Seorang berusia 41 tahun dengan nama Liang di Kota Nanning mengalami gejala demam dan sakit kepala pada 12 Februari dan dibawa ke rumah sakit 14 Februari. Gejala penyakitnya memburuk walaupun telah memperoleh perawatan," demikian disampaikan Kementrian Kesehatan seperti dikutip Xinhua, di Beijing, Jumat.

Pria naas tersebut meninggal pada pukul 17.00 waktu setempat tanggal 20 Februari setelah seluruh upaya pertolongan dilakukan namun tidak mampu menyembuhkan.

Hasil pemeriksaan darah menunjukkan hasil positif menderita H5N1 atau flu burung, demikian disampaikan Pusat Pencegahan dan Pengawasan Penyakit Menular setempat.

Laporan juga menyebutkan bahwa Liang selama ini melakukan kontak dengan unggas yang sakit sebelum dirinya tertular penyakit mematikan itu.

Pemerintah setempat telah mengambil upaya pencegahan dan pengawasan terkait munculnya kasus itu. Untuk itu kepada masyarakat yang selama ini melakukan hubungan dengan Liang telah diperiksa medis secara ketat.

Sejauh ini, tidak ada seorang pun yang mengalami gejala serupa, kata Kementrian Kesehatan.

Kasus kematian itu juga telah dilaporkan ke Organisasi kesehatan Dunia (WHO), pihak berwenang di Hong Kong, Makao dan Taiwan, serta sejumlah negara lainnya.

Kementrian mengatakan bahwa kasus kematian di Guangxi tersebut adalah kasus kedua di China.

Sebelumnya pada 18 Februari, Kementrian Kesehatan juga telah mengkonfirmasi seorang pria 22 tahun dengan nama Li di Provinsi Hunan juga positif tertular H5N1 dan meninggal pukul 16.00 waktu setempat tanggal 16 Januari.

Adanya dua kematian tersebut menambah jumlah masyarakat yang meninggal akibat flu burung di China dengan total mencapai 29 orang sejak 2003. Sementara 19 orang lainnya mengalami perawatan akibat mengalami penyakit fatal itu.

Data WHO menunjukkan hingga 1 Februari 2007 jumlah manusia yang tertular flu burung telah mencapai 225 di seluruh dunia. (*/cax)