< >

Kapolda: Motif Pembunuh Warga Australia Belum Jelas

Sabtu, 23 Februari 2008 08:42
Kapanlagi.com - Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko mengatakan bahwa motif pembunuhan terhadap Heidi Murphy (34), wanita berkebangsaan Australia, masih belum jelas sehubungan masih harus dilakukan pengusutan lebih lanjut.

"Kita belum jelas tahu persis motifnya, sebab tersangka pelaku pembunuh Murphy yang baru saja tiba dari Jawa Tengah, kini masih dalam pemeriksaan intensif," kata Kapolda di Denpasar, Jumat.

Ia menyebutkan, pihaknya yang bekerja sama dengan jajaran Polda Jateng, telah berhasil menangkap tersangka Nuryanto (28) yang diduga kuat telah menghabisi nyawa Murphy.

"Dia kami tangkap di daerah Tegal, Jateng, setelah cukup lama diburu ke beberapa daerah di Bali dan luar Bali," katanya.

Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah, menambahkan, pihaknya yang memburu Nuryanto, Kamis malam berhasil meringkus yang bersangkutan tanpa melakukan banyak perlawanan di daerah Tegal.

Tersangka yang petang itu baru saja tiba di markas Polres Badung setelah diboyong dari Tegal, tampak bagian tangannya diborgol serta dalam pengawalan yang cukup ketat.

Dengan gerak langkah yang terlihat loyo, pria yang diketahui sempat lama menetap di Pulau Dewata itu langsung dijebloskan ke ruang tahanan.

Kapolres mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka Nuryanto dilakukan pihaknya atas kerja sama dengan jajaran kepolisian yang ada di Tegal.

"Dia adalah residivis yang sering keluar masuk penjara dalam kasus pencurian," ujar Subarkah.

Kapolres mengatakan, selain Nuryanto, pihaknya juga kini tengah memburu beberapa tersangka lain yang secara bersama-sama telah bersekongkol untuk menghabisi nyawa Murphy, wanita asal Negeri Kanguru yang membuka usaha garmen di Bali.

Subarkah tidak menjelaskan identitas buruannya, namun diperoleh keterangan bahwa polisi kini sedang melacak pria bernama AR, yang diduga kuat telah bertindak selaku "eksekutor" atas kematian Murphy.

Mengenai motif pembunuhan, Kapolres belum bisa menjelaskannya karena masih dalam pengusutan lebih lanjut.

Sementara peran Nuryanto pada kasus pembunuhan tersebut, kata petugas, lebih pada sekedar membantu tersangka AR yang kini masih diburu polisi.

Murphy yang menempati rumah sewaan di Vila Mekar Sari, Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada 10 Pebruari lalu ditemukan telah menjadi mayat di bagian lantai kamar tidurnya dengan tubuh penuh lubang bekas tusukan senjata tajam.

Luka sebanyak 37 buah antara lain terdapat pada bagian kepala, leher, dada dan punggung, pantat, pada dan kaki korban. Tidak hanya itu, saat ditemukan jenazah Murphy dalam keadaan bugil, tanpa mengenakan busana secuil pun.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan ke lapangan, dan kali ini baru berhasil menangkap salah seorang dari sejumlah tersangka pelakunya.

Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka Nuryanto kini ditahan pihak Polres Badung. (kpl/dar)