"Dia baru kembali pada bulan Juli mendatang, sementara pada saat itu juga kompetisi Superliga sudah mulai diputar. Padahal, semua peserta kompetisi sudah harus mendaftarkan nama-nama pemainnya pada bulan Mei hingga awal Juni," katanya.
Sebelumnya Budi Sudarsono telah meminta izin kepada manajemen Persik untuk berangkat ke Malaysia guna memperkuat sebuah klub di negeri jiran itu hingga bulan Juli mendatang.
Izin tersebut diberikan Ketua Umum Persik HA Maschut sebelum menandatangani kontrak dengan pelatih asal Moldova, Arcan Iurie Anatolievici.
Sementara Arcan Iurie sendiri sudah akan memulai membentuk kerangka tim Persik pada 12 Maret untuk persiapan menghadapi musim kompetisi sepakbola paling bergengsi di Tanah Air lima bulan mendatang.
"Jadi kami sudah tidak mengharapkan kehadiran Budi Sudarsono lagi, apalagi sekarang ini sudah ada 18 pemain yang telah menandatangani kontrak," kata Suryadi.
Sebelumnya Ketua Umum Persik HA Maschut menyebutkan, ada lima pemain asing yang sudah teken kontrak, tiga di antaranya pemain yang telah memperkuat tim milik Pemkot Kediri pada dua musim kompetisi sebelumnya, yakni Christian Gonzales, Danilo Fernando, dan Ronald Fagundez.
Sedang dua pemain asing lainnya, adalah mantan striker PSMS Medan, Gustavo Chena dan pemain yang pernah mengantarkan Persik juara Ligina XII/2006 yang kemudian hengkang ke Persma Manado, Leonardo Guiterres.
Sementara enam pemain lagi merupakan wajah lama di Persik, Harianto, Wahyudi, Khusnul Yuli, Johannes Yuni Antara, Jefri Dwi Hadi, Aris Indarto, dan Sulis Budi.
Enam pemain lagi berasal dari tim lain yang baru saja bergabung dengan Persik, yakni M Robby (Persija), Ahmad Kurniawan (Arema), M Yusuf (Medan Jaya), Arfan (Persimura Aceh Utara), Hamka Hamzah (Persija), dan Wawan Widiantoro (PKT Bontang).
Hamka dan Wawan pernah memperkuat Persik Kediri sebelum hijrah ke tim lain dalam beberapa musim kompetisi sebelumnya. Oleh sebab itu, dua pemain ini rela dikontrak dengan nilai kontrak lebih rendah dibandingkan dengan nilai kontrak tim sebelumnya.
Dalam musim kompetisi tahun ini Persik hanya mendapatkan kucuran dana dari APBD Kota Kediri tahun 2008 sebesar Rp7,5 miliar.
"Karena kebutuhan untuk satu musim kompetisi diperkirakan mencapai Rp15 miliar, maka kami akan mencari sponsor, termasuk dari Gudang Garam," kata Maschut. (*/boo)