< >

Direksi PLN Segera Dirombak

Senin, 25 Februari 2008 07:45
Kapanlagi.com - Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, menegaskan, rencana perombakan direksi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak terkait dengan menipis bahkan habisnya stok batubara di sejumlah pembangkit listrik.

"Ini langkah restrukturisasi korporat, kita akan mengganti direksi PLN yang telah habis masa jabatannya," kata Meneg BUMN, Sofyan Djalil, di Jakarta, Senin.

Hingga kini, pihaknya masih memproses sejumlah nama dalam tahap uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) dari long list untuk menjadi short list.

Menurut dia, kasus habisnya stok batubara di sejumlah pembangkit yang menyebabkan pasokan listrik PLN berkurang drastis adalah lebih karena faktor "force major".

"Faktor force major itu akibat cuaca yang luar biasa di luar keadaan yang mengakibatkan kapal-kapal yang sudah dekat pelabuhan tidak dapat merapat," katanya.

Bahkan, katanya, ada sejumlah kapal yang tetap mencoba merapat tetapi justru menabrak dan merusak pelabuhan.

Sofyan mengatakan, kondisi force major itu tidak bisa menjadi tanggung jawab direksi sehingga pihaknya tidak dapat mengambil tindakan atas hal itu.

"Tapi ke depan kita akan melihat pengalaman seperti ini. Kasus ini tidak hanya terjadi di batubara bahkan kapal minyak pun tidak bisa merapat," katanya.

Menurut dia, kasus yang terjadi saat ini berbeda dengan kasus kelangkaan batubara yang terjadi di PLTUB Tanjungjati B dan Cilacap pada Desember 2007. (*/rsd)