"Ya, intinya ini untuk meluruskan citra polisi yang dipandang sebelah mata, yang memberikan stigma negatif pada institusi ini dengan hal-hal yang berbau kejam, sangar dan menakutkan. Seperti pameo, panas setahun dihapus hujan sehari, jadi pengabdian polisi akan hilang bila ada oknum melakukan kejahatan yang harus ditindak oleh institusi. Jadi di media dan masyarakat isu negatif yang selalu dihembuskan,"ungkap Irjen Pol Drs Sisno Adiwinoto.
Rencananya film THE POLICE ini juga akan dibuat versi sinetronnya. Dengan anggaran mencapai 8 milyar, THE POLICE bakal diedarkan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Tentunya dengan anggaran sebesar itu tidaklah mungkin ditanggung sendiri oleh Polri. "Di film ini kita seperti numpang beken. Logikanya dengan anggaran sebesar itu tidak akan dikasih oleh DPR. Nah, kita ini bekerja sama dengan berbagai pihak untuk publikasi dan sosialisasi," terang Kadiv Hukum, Irjen Pol. Anang Aryanto.
Sementara Ki Kusumo dari Putra Kusuma Production selaku produser film ini, kembali menekankan tujuan dari produksi film ini untuk meluruskan gambaran di masyarakat tentang polisi dengan tidak menggurui. "Tidak hanya memperlihatkan segala aturan di Polri tetapi juga memberikan hiburan. Mungkin dengan nonton film ini nantinya orang akan pulang membawa sesuatu tanpa disadari," kata paranormal kondang ini.
Diharapkan film ini dapat rampung tepat pada tanggal 1 Juni untuk menyambut HUT Polri. Dan melalui film yang idenya berasal dari film ACADEMY POLICE ini dapat mengembangkan budaya hukum di masyarakat. Di mana yang benar tetaplah benar, yang salah tetap disalahkan. Tidak peduli itu orang kecil atau orang besar. (kpl/wwn)