Maimun Yusof -- nenek 19 cucu, kemungkinan menjadi kandidat tertua dalam pemilu di negara itu -- beberapa hari belakangan ini terlihat bersepeda di jalan-jalan Kuala Terengganu, ibu kota negara bagian Terengganu, untuk menemui para pemilih dan mencari dukungan.
Maimun, yang telah lama berprofesi sebagai penjual pakaian dan bermukim selama hidupnya di Desa Gong Gemia Village, Kuala Terengganu, telah mempersiapkan poster-poster kampanye bagi dirinya.
Ia telah menarik dukungan paling tidak dari teman-teman dan jiran-jiran rumahnya.
Kendati sebagai pendatang baru dalam dunia politik, Maimun segera menarik perhatian dengan menjanjikan untuk menjadikan Kuala Terengganu sebagai tempat lebih baik bagi masyarakat.
Ia, yang tak menyadari bahwa pencalonannya telah menjadi berita utama di media massa setempat, menginginkan perubahan dalam sejumlah masalah, mulai dari memperbarui gedung-gedung perkantoran hingga meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah.
Sejauh ini, Maimun telah menghabiskan dana 10.000 ringgit (sekitar Rp27 juta) untuk mendaftar sebagai calon legislatif.
Ia juga telah menghabiskan lebih banyak uang untuk persiapan kampanyenya, dengan keyakinan bahwa ia akan menang. (*/rsd)