
Ketiga tuntutan itu antara lain: diakuinya Moh. Iqbal sebagai anak dari Moerdiono. Kedua, pencantuman nama Moerdiono dalam akta kelahiran Moh. Iqbal sebagai ayah kandung. Dan terakhir, terjaminnya tali silaturahmi antara Moerdiono, Moh. Iqbal dan Machica sendiri.
Tiga alasan tersebut pulalah yang mendasari Machica mengajukan gugatan cerai atas Moerdiono.
"Saya dan Pak Mur (Merdiono, Red) menikahnya secara sirri. Tapi, setelah kami hidup bahagia, kami melakukan sidang isbath dan mengajukan permohonan surat nikah. Sampai sekarang surat nikahnya masih ada," ujar Machica usai sidang dengan wajah berkaca-kaca.
Menurut artis yang terkenal di era tahun 1980-an itu, majelis yang diketuai Drs. Syahfrudin. SH meminta kedua belah pihak untuk hadir dalam sidang selanjutnya pada tanggal 11 Maret mendatang. Majelis hakim ingin mendengarkan secara langsung penjelasan Moerdiono dan Machica, termasuk bukti pernikahan dan akte kelahiran Iqbal.
Macicha enggan dirinya dianggap ingin mengambil harta gono-gini Moerdiono. "Saya sama sekali tidak meminta pembagian harta gono-gini. Yang saya tuntut hanya pengakuan saja," ujar Macicha.
Ia menambahkan, Iqbal siap melakukan tes DNA jika diperlukan majelis hakim. Pasalnya, sejak lahir sampai sekarang iqbal belum mengetahui siapa ayah kandungnya sendiri. Mahicha siap berkorban apapun demi buah hatinya tersebut.
"Saya siap melakukan apapun demi Iqbal. Dia belum pernah melihat ayahnya sendiri," terang wanita yang punya nama lengkap Aisyah Mochtar itu.
Sementara itu, pengacara Moerdiono, Amir Samsudin, mengatakan, sesuai permintaan majelis hakim, Moerdiono siap datang dan memberikan saksi atas gugatan tersebut. Namun sampai saat ini, Pak Moerdiono belum mengakui Iqbal adalah anak kandungnya.
"Belum ada pernyataan dari Pak Moerdiono. Tapi dia siap hadir," terangnya. (kpl/iin)
Lihat Profil: Machica Mochtar