< >

Korsel Serahkan Persoalan Bendera ke FIFA

Selasa, 26 Februari 2008 23:51
Kapanlagi.com - Korea Selatan akan meminta badan sepak bola dunia, FIFA, untuk menyelesaikan sengketa bendera dengan Korea Utara setelah kedua belah pihak hari Selasa gagal menyelesaikan sengketa tersebut.

Korut bersikukuh bahwa Korsel tidak dapat menggunakan lagu kebangsaan dan bendera nasionalnya selama kualifikasi Piala Dunia di Pyongyang 26 Maret.

Sebaliknya Korut mengusulkan kedua pihak secara bersama-sama menggunakan bendera netral yang melukiskan Semenanjung Korea, dan lagu rakyat tradisional Korea, "Arirang."

Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menyatakan tidak ada alasan untuk tidak menggunakan lagu kebangsaan dan benderanya sendiri, dengan menyebut peraturan FIFA. KFA mengatakan Korsel telah mengizinkan Korut untuk mengibarkan benderanya dan menyanyikan lagu kebangsaannya saat kedua pihak bertemu di Korsel.

Korsel dan Korut hari Selasa bertemu di kota perbatasan Korut, Kaesong, tetapi gagal mencapai persetujuan.

"Hari ini, kami bertemu tiga kali dengan para pejabat Korut, tetapi tidak dapat menyelesaikan perbedaan pendapat," kata Direktur Hubungan Masyarakat KFA, Yoo Young-Cheol seperti dikutip Kantor Berita Yonhap.

Selasa petang, KFA memutuskan untuk mengusahakan arbitrasi FIFA tanpa ada perundingan lagi dengan Korut, kata kantor berita itu.

"Klaim Korut itu bertentangan dengan peraturan-peraturan FIFA dan standar internasional," kata Yonhap mengutip seorang pejabat KFA.

Kedua Korea itu berada satu grup, bersama dengan Turkmenistan dan Yordania.

Pertandingan 26 Maret itu akan menjadi pertandingan pertama antara kedua tim nasional Korea itu di Pyongyang sejak pertandingan persahabatan diselenggarakan untuk menyimbolkan harapan reunifikasi.

Korut yang komunis dan Korsel yang kapitalis secara teknis masih berperang sejak berakhirnya konflik Korea 1950-53 dan kedua negara itu belum saling mengakui eksistensi satu sama lainnya. (*/rsd)