
Dalam acara lamaran yang berlangsung di Jl. Diponegoro 10 Menteng, mempertemukan dua keluarga besar Sarwana dan Menur. Nampak pula Guruh Soekarno Putra dan Paundra – kakak Menur. Prosesi lamaran yang memadukan dua budaya, Jawa dan Makassar tersebut, berlangsung hikmat dan lancar.
"Alhamdulillah, akhirnya terjadi lamaran juga. Walau pada awalnya pacaran kita berjalan putus nyambung, tapi pada hari ini saya menetapkan hati untuk melamar. Hari, tanggal, dan bulan pernikahan sudah ditetapkan. Pastinya bulan Juni, tapi detailnya masih rahasia. Nanti kita kasih tahu," ujar Sarwana.
Ditambahkan oleh Menur, untuk memadukan budaya dan latar belakang yang berbeda, di mana Menur dari Jawa yang terkenal sifat lembutnya dan Sarwana dari Makassar yang keras dan tegas, dijalani secara alamiah saja. "Kadang kita sering berkelahi karena itu. Keras ketemu lembut. Tapi semua berjalan dengan baik," kata Menur.
Mengenai tempat pernikahan, kemungkinan besar akan dilangsungkan di Kraton Solo. Karena darah yang mengalir dalam tubuh Menur adalah darah biru dari Kasunanan Solo. (kpl/wwn/tri)
Lihat Profil: Sarwana, Guruh Soekarno Putra, Paundra, Warna