Panglima Militer Turki Tolak Berjanji Mundur Segera Dari Irak

Kapanlagi.com - Panglima militer Turki Yasar Buyukanit, Kamis (28/2) menolak menjanjikan penarikan segera pasukan dari Irak utara setelah perundingan-perundingan di Ankara dengan Menteri Pertahanan AS Robert Gates, kata jaringan telvisi NTV.

Gates tiba di Ankara Rabu malam dengan harapan dapat membujuk Turki untuk menarik pasukannya dalam kerangka waktu yang ia sebut tidak lebih dari 'seminggu atau dua minggu'

"Waktu yang singkat adalah satu masa yang relatif. Kadang-kadang ini berarti satu hari dan kadang-kadang satu tahun," kata NTV yang mengutip pernyataan Buyukanit.

"Kami telah memerangi terorisme selama 24 tahun dan perjuangan kami akan dilanjutkan," kata Buyukanit dan AS telah memerangi Taliban di Afghanistan 'selama bertahun-tahun.'

Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang masuk dalam daftar kelompok teroris oleh Ankara, AS dan banyak negara internasional, melakukan pemberontakan berdarah untuk mendirikan sebuah pemerintah sendiri bagi suku Kurdi di Turki tenggara sejak tahun 1984.

Pasukan Turki menyerang Irak utara, 21 Februari, menggempur tempat-tempat persembunyian PKK dengan serangan udara dan artileri dan menyerang pemberontak dari darat.

Ankara mengatakan gunung-gunung Irak utara menjadi tempat perlindungan yang aman dan pelatihan untuk para pemberontak dan satu batu loncatan untuk melakukan serangan-serangan ke sasaran-sasaran Turki dengan melintasi perbatasan itu. (kpl/dar)

©2003-2007 KapanLagi.com