< >

Para Hacker Lelang Login dan Password, Banyak Situs Terancam Infeksi

Jum'at, 29 Februari 2008 21:36
Kapanlagi.com - Lebih dari 8.700 nama login dan password FTP saat ini sedang di lelang via internet. Beberapa nama perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, media bahkan situs milik pemerintah termasuk dalam nama login dan password yang dilelang itu.

Harga yang dipatok untuk nama login dan password itu bervariasi tergantung rankingnya di Google. Semakin tinggi posisinya dalam search engine, maka semakin tinggi pula harganya.

Pelelangan itu menggunakan piranti lunak yang disebut Software as a Service. Sebenarnya Software as a Service ini sudah ada cukup lama namun sejauh ini tidak pernah digunakan untuk kegiatan merusak.

Dengan memiliki nama login dan password, para hacker dapat dengan mudah masuk ke dalam server dan berbuat semau mereka termasuk memasukkan script ke dalam situs manapun. Kini hanya dengan satu klik, para hacker itu bisa berbuat semau mereka.

Menurut salah satu staf ahli Sophos, salah satu perusahaan penyedia piranti lunak keamanan, sekitar 6.000 halaman situs terinfeksi setiap harinya. Artinya setiap 14 detik ada satu situs yang terinfeksi. 38% dari situs yang terinfeksi itu adalah milik perusahaan dan perorangan yang bahkan tidak tahu bahwa situs mereka telah di hack.

Jadi walaupun situs anda aman dan tidak memiliki celah untuk diserang, mereka tetap dapat masuk karena memiliki nama login dan password. Jadi mereka masuk ke server secara legal bukan lewat jalan belakang.

Dari situ, para hacker dapat mengirim email yang berisi link ke situs yang terinfeksi kepada siapapun yang mereka kehendaki. Konon situs yang terinfeksi ini dapat mendeteksi platform yang dipakai oleh si pengakses dan kemudian mengirimkan virus atau trojan yang sesuai apakah itu Windows atau Mac.

Jika Anda memiliki akses FTP, ada baiknya anda sering mengganti passwordnya. Dengan begitu kalaupun ada yang mencuri password Anda maka akses itu tidak akan berumur panjang.  (tec/roc)

 Pesan dari sponsor 

KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


BERITA LAINNYA