Petugas Telkom yang dihubungi, Hasratman, menyebutkan bahwa jaringan Speedy memang sudah mulai pulih, namun belum normal seperti biasanya.
"Coba saja lagi mengakes internet Pak, sudah pulih namun belum normal seperti semula," katanya.
Layanan internet Telkom, khususnya untuk link global, sejak Jumat (29/2) pagi terganggu.
Gangguan itu berawal ketika Jumat pagi sekitar pukul 03.50 WIB, saat pengerjaan jalan layang (flyover) Simpang Polda, Palembang, serat optik tergerus.
Akibatnya, dua ruas jalur serat optik terputus, yakni Tanjung Pandan - Tanjung Pakis, dan Baturaja Prabumulih - Talang Kelapa.
Gangguan itu dideteksi juga mengganggu jalur komunikasi di area Ring Jasuka (Jakarta-Tanjung Pandan-Pontianak-Batam-Pekanbaru- Palembang-Baturaja-Lampung-Jakarta).
Dengan kejadian itu, Telkom lalu mengalihkan trafik Internet melalui rute terestrial Jakarta-Lampung-Palembang-Pekanbaru-Dumai-Batam, yang kemudian juga terganggu.
Pengguna internet di Lampung tidak bisa menggunakannya sejak Jumat pagi sampai malam harinya, bahkan sejumlah kalangan masih belum bisa mengakses internet hingga Sabtu pagi.
Terputusnya jaringan internet itu mengakibatkan kerugian bukan hanya kepada PT Telkom Tbk, tetapi juga bagi para dunia usaha dan kaum profesional. (*/cax)