Bush Dan PM Denmark Bicarakan Perang Irak Dan Afghanistan
Kapanlagi.com - Presiden Amerika Serikat George W. Bush Jum`at menyambut kedatangan Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen di peternakannya di Texas untuk pertama kalinya, untuk melakukan perundingan dua dengan sekutu perang Iraknya itu.Jurubicara keamanan nasional Gordon Johndroe mengatakan, kedua pemimpin akan membahas perang Irak dan perang Afghanistan, yang mana Rasmussen mendukung pengiriman tentara Denmark ke konflik itu meskipun pihak oposisi bertikai di dalam negeri dan negara-negara Eropa lainnya mengenai masalah tersebut. Kunjungan pemimpin Denmark ke peternakan presiden juga juga menggambarkan persahabatannya dengan Bush, yang seperti Rasmussen berasal dari generasi yang sama, yakni dibesarkan dari keluarga politisi, dan tampil berkuasa pada 2001, serta sama-sama menyukai bersepeda. Sekitar 500 tentara Denmark pernah bertugas di Irak sebagai bagian dari pasukan koalisi yang dipimpin AS, setelah invasi tahun 2003 yang menggulingkan Saddam Hussein. Pada saat ini, tinggal sekitar 50 tentara Denmark yang masih berada di sana sebagai bagian dari misi pelatihan NATO untuk melindungi para diplomat dan pejabat-pejabat tinggi lainnya di ibukota Baghdad. Demikian pula, sekitar 550 tentara Denmark bertugas di Afghanistan di mana sebagian besar dari mereka digelar di bawah komando Inggris, di wilayah provinsi Helmand selatan yang bergolak di mana beberapa di antaranya tewas dalam pertempuran. Denmark Ahad kemarin kehilangan lagi tentaranya yang ke-10, seorang prajurit berumur 21 tahun yang tewas dalam kecelakaan latihan perang di Afghanistan, dan enam lainnya tewas dalam pertempuran. Bush sebelumnya mengadakan pembicaraan dengan ketua NATO Jaap de Hoop Scheffer di Washington, yang terjadi setelah pemerintah meningkatkan tekanannya terhadap negara-negara sekutunya untuk mengirimkan tambahan tentara lagi ke Afghanistan untuk membendung milisi Taliban yang bangkit kembali dan sekutu mereka Al Qaida. Misi Afghanistan tampaknya akan mendominasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO yang dijadwalkan 2-4 April di Bucharest. Perundingan-perundingan Bush dengan Rasmussen juga berlangsung pada saat ketegangan-ketegangan muncul kembali berkaitan dengan penyiaran kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW sebagai teroris, di mana sejumlah suratkabar Denmark mencetak ulang pada awal bulan ini. Suratkabar-suratkabar memutuskan untuk menyiarkan kembali karikatur itu, yang aslinya diterbitkan pada 2005, sehari setelah polisi di Denmark menggagalkan satu rencana pembunuhan terhadap kartunis itu. Karikatur tersebut menunjukkan Nabi menggunakan surban dengan bom waktu, salah satu dari lukisan yang memicu aksi-aksi protes keras yang mencapai puncaknya pada awal 2006, saat kantor diplomatik Denmark di Damaskus dan Beirut dibakar dan belasan orang tewas di Nigeria. Rasmussen sebelumnya juga pernah mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekannya di Amerika di Camp David, Maryland, tapi undangan pribadi ke peternakan Bush di Texas menunjukkan betapa akrab hubungan kedua pemimpin itu. (*/erl) |