< >

Myanmar - Vanezuela, Negara Penanganan Narkoba Terburuk

Minggu, 02 Maret 2008 09:40
Kapanlagi.com - Amerika Serikat (AS) menyebut Myanmar dan Venezuela sebagai negara yang memiliki kegagalan paling besar dalam mematuhi komitmen internasional untuk mencegah perdagangan narkotika atau obat terlarang ilegal.

Venezuela menjadi titik transit pengapalan utama ke Eropa dan Amerika Serikat. Sementara itu Myanmar sekarang merupakan sumber terbesar pil methamphetamine di Asia, menurut AS dalam laporan Strategi Pengendalian Perdagangan Narkotika Internasional bagi kongres.

Negara lain yang disebutkan dalam laporan itu sebagai negara utama produsen obat terlarang dan negara transit adalah Afganistan, Bahama, Bolivia, Brazil, Kolombia, Republik Dominika, Ekuador, Guatemala, Haiti, India, Jamaika, Laos, Meksiko, Nigeria, Pakistan, Panama, Paraguay, dan Peru.

Penurunan penanaman ganja di Myanmar digantikan oleh peningkatan ekspor obat terlarang sintetis dan pemerintah tampaknya bertoleransi dan mendorong "kejahatan" dari para tersangka penyelundupan narkotika, kata laporan itu. (*/boo)