Main Sinetron, Yusril Siapkan Diri Untuk Pemilu Presiden?
Kapanlagi.com - Popularitas politikus Yusril Izha Mahendra sepertinya bakal makin bersinar. Tak hanya sebagai politikus namun juga sebagai selebriti. Ini karena peran Yusril sebagai bintang utama dalam sinetron berseri LAKSAMANA CHENG HO. Pastinya, wajah mantan Mensesneg dan Menkeh HAM itu akan kerap muncul, tak hanya di stasiun lokal saja tapi juga di Thailand, Malaysia, Vietnam, China dan Brunei. Karena di negara - negara tersebut syuting LAKSAMANA CHENG HO juga dilakukan. Di sisi lain, secara menggelitik kiprah Yusril di dunia akting ini seperti menjadi arena pacu menuju 'pertarungan' yang sesungguhnya. Menurut desas-desus, ketua partai berlambang bulan bintang tersebut bersiap-siap menuju RI 1. "Ah, tidak itu hanya isu, bisa-bisa saja," ujar Yusril sambil mengulum senyum. Disambangi saat di lokasi syuting perdana LAKSAMANA CHENG HO di Indonesia, tepatnya padang golf Kemayoran (1/3), Yusril dengan masih mengenakan 'kostum kebesaran'-nya mengatakan, sinetron ini akan menjadi pelajaran sejarah bagi sosiopolitik kita. "Dan kalau dikatakan semacam itu (RI 1), ini isu saja, santai saja," katanya kembali. Rencana sebelumnya sinetron ini akan tayang pada bulan Januari lalu, tapi adanya berbagai kendala teknis, terjadi kemunduran. "Ya, tentunya tidak semudah itu, ada beberapa kendala teknis yang memang perlu penyempurnaan. Seperti saat ini kita melakukan pengambilan gambar tentu akan ada proses editing dan sebagainya," urainya. Jadi bukan ditepatkan waktu Pemilu. "Akh, tidak," jawabnya singkat. Hal ini diperkuat oleh aktor Edi Karsito, yang mengatakan bahwa kendala teknis adalah menjadi penyebab utama mundurnya sinetron 29 episode ini. "Ini bisa dilihat dari produksinya sendiri yang terdiri dari gabungan Indonesia, Malaysia dan China. Sementara sutradaranya berasal dari Thailand," jelas Edi. Diprediksi produksi kelar sekitar 4 bulan lagi. Dan pada hari pertama ini syuting akan mengambil 12 scene, diantaranya 4 scene milik Yusril dan 1 scene akan dilakukan Saefullah Yusuf. (kpl/wwn/tri) |