Dampak terbesar terjadi di kawasan pegunungan bagian barat Liaoning, salah satu produsen padi terbesar di China, menurut keterangan pers yang disiarkan oleh Pusat Bantuan Banjir dan Kekeringan di provinsi itu.
Di provinsi tersebut, setiap bulan rata-rata turun hujan mencapai 21,5 mm dalam empat bulan lalu, menurun 22,1% dibanding periode sama dalam beberapa tahun sebelumnya, katanya.
Antara 1 Juni hingga 24 Februari tahun ini, turun hujan hanya 0,3 mm, angka paling rendah dalam 47 tahun terakhir, atau 96,5% lebih rendah dari biasanya.
Di sana sama sekali tidak turun hujan di bagian barat, tengah dan utara provinsi itu, menurut sumber tersebut.
Kekeringan juga berdampak pada 206.300 ekor hewan ternak.
Selain itu, kekeringan juga berdampak pada 1,04 juta hektar lahan pertanian, atau seperempat dari total lahan pertanian di provinsi itu. (*/rsd)