Menurut dia, selama beberapa hari terakhir ini jajaran direksi sedang membahas permintaan tim sepakbola milik Pemkot Kediri itu.
"Meskipun sampai saat ini kami belum menerima proposal, namun masalah ini masih menjadi pembahasan di tingkat direksi," kata juru bicara Gudang Garam itu.
Menurut Slamet, sebagai perusahaan yang berdomisili di Kediri, Gudang Garam akan berusaha membantu program dan kegiatan menyangkut masyarakat.
Hanya untuk jumlah dana yang akan dikucurkan itu, pihaknya masih belum memastikan, karena ada berbagai pertimbangan baik dari aspek sosial maupun aspek bisnis.
Sebelumnya, Ketua Umum Persik HA Maschut mengatakan, pihaknya butuh suntikan dana dari pihak sponsor karena dalam musim kompetisi Superliga 2008 ini tim dua kali juara Ligina itu hanya mendapatkan kucuran dana dari APBD sebesar Rp7,5 miliar.
"Kami terus melakukan pendekatan dengan pihak Gudang Garam agar bersedia menjadi sponsor kami seperti pada musim-musim kompetisi sebelumnya," kata Walikota Kediri itu.
Tercatat dua musim kompetisi terakhir ini, yakni Ligina XII/2006 dan Ligina XIII/2007, Persik tidak lagi mendapatkan sponsor dari Gudang Garam karena aturan PSSI yang melarang tim kontestan Ligina disponsori perusahaan rokok selain Djarum Super.
Pada musim-musim kompetisi sebelumnya, Persik mendapatkan kucuran dana dari Gudang Garam antara Rp2 miliar hingga 2,5 miliar.
Namun dalam musim kompetisi Superliga 2008, PSSI kembali memberikan kebebasan kepada tim kontestan untuk mencari sponsor utama.
Bahkan Ketua Pembentukan Tim Persik, Iwan Budianto, mengklaim, jika PT Djarum Kudus dan PT HM Sampoerna berminat menjadi sponsor bagi timnya.
"Tapi sebagai tim sepakbola yang dibesarkan masyarakat Kota Kediri, tentu kami harus merapat dulu kepada Gudang Garam," kata menantu HA Maschut itu.
Saat ini Persik sedang getol memburu beberapa pemain bintang sebagai bagian dari upayanya membentuk badan hukum sebagaimana disyaratkan oleh PSSI sebelum musim kompetisi tahun ini kembali digulirkan.
Sebelumnya beberapa pemain bintang yang berhasil diboyong Iwan Budianto ke Kediri, yakni Gustavo Chena yang sebelumnya membela PSMS Medan, M Robby (Persija Jakarta), Saktiawan Sinaga (PSMS), dan Legimin Rahardjo (PSMS). Mantan pelatih Persib Bandung dan Perija asal Moldova, Arcan Iurie sudah terlebih dulu berlabuh di Kediri. (*/rsd)