< >

Banyak Dokter Masih Ragukan Manfaat Obat Tradisional

Senin, 03 Maret 2008 23:14
Kapanlagi.com - Banyak tenaga dokter di Indonesia belum meyakini keampuhan pengobatan tradisional dengan menggunakan obat-obatan herbal (daun-daunan), padahal obat jenis ini sudah dimanfaatkan masyarakat Indonesia sejak lama.

"Pandangan seperti inilah yang menjadi salah satu penyebab obat tradisional yang merupakan warisan nenek moyang kita sangat kurang diterapkan dalam sistem pelayanan di rumah sakit," kata Humas RSU Pirngadi Medan, Indah Kemala Hasibuan, di Medan, Senin.

Bahkan ada pandangan sebagian dokter yang masih menganggap bahwa pelayanan dengan obat tradisional identik dengan dukun.

Sebab lain kurangnya penerapan obat tradisional pada pelayanan rumah sakit adalah masih terbatasnya pengetahuan di kalangan medis dalam penyediaan dan penggunaan obat tradisional yang memenuhi persyaratan mutu.

Sementara dr.Wilter Nainggolan M Kes mengatakan, koordinasi antara peneliti, dokter, dan industri farmasi dalam pengembangan obat tradisional guna diterapkan dalam sistem pelayanan kesehatan masih sangat kurang.

"Tidak heran kalau banyak dokter yang memandang sebelah mata terhadap khasiat obat-obatan tradisional itu," katanya.

Saat ini hanya beberapa rumah sakit saja di Indonesia yang sudah menerapkan penggunaan obat tradisional dalam pelayanan kesehatan terhadap pasien.

RS itu antara lain International Holistic Medical Centre Purwakarta, Poliklinik Herbal RSUD dr Soetomo Surabaya, RS DHarmais Jakarta, RS Persahabatan Jakarta dan RS Kandou Sulawesi Utara.

"Kedepannya diharapkan lebih banyak lagi rumah sakit yang menerapkan penggunaan obat tradisional ini terhadap pasiennya," katanya. (*/rsd)