< >

50 Pekerja di Bogor Kesurupan Massal

Selasa, 04 Maret 2008 06:14
Kapanlagi.com - Sebanyak 50 karyawan PT SME Garmindo, perusahaan garmen di Desa Kranggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, mengalami kesurupan massal, di pabrik tempat mereka bekerja, pada Senin pagi.

Satpam Pabrik PT SME Garmindo, Udin mengatakan, peristiwa kesurupan massal bermula dari teriakan histeris seorang pekerja, Lina, di bagian produksi.

"Sambil berteriak-teriak histeris, Lina berlari seolah-olah mengejar seseorang, sambil tangannya terus menunjuk ke arah depan," kata Udin.

Setelah Lina, pekerja lainnya di bagian produksi, Eulis kemudian juga berteriak-teriak histeris.

"Tak berapa lama para pekerja lainnya juga berteriak-teriak histeris, meneriakkan kata-kata yang sama, "Pergi, jangan ganggu kami," kata Udin.

Para pekerja yang mengalami kesurupan, kata dia, seluruhnya ada sekitar 50 orang. Bahkan, ada pekerja yang kesurupan itu sampai terjauh dengan tubuh mengejang.

Udin yang saat ini sedang mengontrol ruangan, merasa seram ketika mengetahui puluhan pekerja berlari ke sana ke mari di ruangan pabrik sambil berteriak-teriak histeris.

"Kejadian kesurupan itu sekitar pukul sembilan, baru sekitar satu jam para pekerja bekerja," katanya.

Guna mencegah peristiwa lebih buru, kata dia, manajemen pabrik kemudian meliburkan para pekerja yang kesurupan setelah sebelumnya memberikan perawatan di klinik pabrik.

Menurut Udin, peristiwa kesurupan massal ini terjadi kemungkinan, karena pabrik garmen milik seorang pengusaha Korea ini belum melakukan syukuran, sejak beroperasi satu setengah tahun lalu.

Kapolsek Gunungputri, AKP Maria H Hera mengatakan, meminta manajemen pabrik, agar memperhatikan saran warga dan tokoh agama setempat, untuk melakukan selamatan, guna menghindari peristiwa serupa terjadi lagi.

Pada sore harinya, manajemen pabrik melakukan selamatan dengan menyembelih lima ekor kambing di halaman pabrik. Pada selamatan tersebut juga dihadiri kepala desa dan tokoh agama setempat. (*/rsd)