Di negara satu kota itu polisi menemukan sebanyak 45 kendaraan curian senilai Sin$2,2 juta atau US$1,58 juta dari sebuah lahan parkir di sebuah apartemen dan pelabuhan barang, seorang juru bicara kepolisian Singapura mengatakan kepada harian The Strait Times.
Sementara itu polisi Malaysia telah menahan sebanyak 17 orang tersangka pelaku penyelundupan kendaraan dengan kisaran usia antara 25 hingga 35 tahun, termasuk diantaranya 3 orang warga Singapura.
Ke 17 orang tersebut diyakini merupakan bagian dari salah satu sindikat penyelundupan mobil terbesar di Asia Tenggara yang berpusat di Johor.
"Kami telah mengkaji masalah ini dengan serius yang merupakan tindak kejahatan lintas negara dan akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada rekan-rekan kolega kami agar dapat secara efektif membasmi kejahatan tersebut," kata juru bicara kepolisian Singapura Razif Mohamed seperti dikutip the Strait Times.
Kendaraan selundupan itu telah diserahkan kepada polisi Malaysia. Jumlah keseluruhan mencapai dua kali lipat dari mobil curian yang berhasil disita pada tahun 2006 yang berjumlah 26 kendaraan mobil.
Para anggota sindikat menggunakan dokumen dan nomer registrasi palsu mengirim lewat laut dan membawa mobil-mobil tersebut ke wilayah Singapura, kata Direktur Investigasi Kriminal Federal Malaysia, Bakri Zinin.
Kendaraan-kendaraan tersebut rencananya akan di ekspor kembali dengan tujuan ke sejumlah negara Asia. (*/rsd)